Langsung ke konten utama

Memperingati 100 hari Kepergian Mamih kami Tercinta


Ibu.....
Dahulu hari-hari kita lewati bersama
Dalam suka duka engkau membesarkanku
Mendidikku walau tanpa kehadiran ayah
Itu semua kini menjadi kenangan indah bagiku....

Ibu.....
Maafkan kami yang terlalu sibuk dengan irama hidup kami sendiri
Disaat engkau masih membutuhkan kehadiranku di sisimu
Walau kami tiada berniat menyisihkanmu,
namun kelalaian itu kini menjadi penyesalan bagi kami.
Andai saja waktu bisa berulang,
niscaya keteledoran kami takkan terulang

Ibu.......
Engkau kini telah pergi meninggalkan kami....
Menyusul ayah  yang telah mendahului
Bait-bait doa senantiasa kami persembahkan untukmu.
kiranya Allaah Yang Maha Pengampun memaafkan segala khilaf dan salahmu
kiranya Tuhan Yang Maha Rahman memuliakanmu di sisi-Nya
Doa demi doa slalu tercurah untukmu, disela tangisan dan zikir kami.
Jariah demi jariah diniatkan bagimu, disela keluangan dan kesempitan kami.

Saat rindu mengiris hati kami,
kini kami hanya dapat mengusap pusaramu dengan air mata,
walau kami sadar tak mungkin dapat mengulang waktu.

Waktu yang indah saat-saat bersamamu kini berlalu.
untuk melengkapi  keindahan mengasuh cucu-cucumu.
Semoga mereka dapat mewarisi sifat-sifat baik darimu.
Semoga cucu-cucumu mampu menirumu..
dalam berkorbanan bagi masyarakat dan kedermawanan bagi mereka yang lemah
Dalam ketegasan membela yang benar
dan kelembutan dalam amar ma’ruf nahi munkar
Dalam kesabaran menanggung derita
dan kerendahan hati menerima nikmat Sang Maha Pencipta.
Yaa Tuhan kami
Ampunilah dosa-dosa kami dan kedua orang tua kami
Kasihilah mereka, sebagaimana mereka mengasihi di masa kecil kami


Jambi, akhir2013.

Komentar